Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE EUCS DI RUMAH SAKIT Rudiansyah Rudiansyah; Muhlisin Muhiisin; Aditya Purbayanti; Meri Rosita; Naila Fathiya Anjani; Carina Putri Intan Ridjani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1667

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis elektronik (RME) merupakan sistem informasi yang semakin banyak diterapkan di rumah sakit Indonesia sebagai upaya transformasi digital layanan kesehatan. Rumah Sakit Namira Palembang telah mengimplementasikan RME, namun kepuasan tenaga rekam medis sebagai pengguna utama belum pernah dievaluasi secara sistematis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan tenaga rekam medis terhadap sistem RME di Rumah Sakit Namira Palembang menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh tenaga rekam medis di RS Namira Palembang (n=32) dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner EUCS yang mencakup lima dimensi: Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan skala Likert 1–5. Hasil: Tingkat kepuasan keseluruhan berada pada kategori Puas dengan rata-rata skor 3,78. Dimensi Ease of Use memperoleh skor tertinggi (4,12), diikuti Format (3,92), Content (3,85), Timeliness (3,64), dan Accuracy (3,38). Dimensi Accuracy mendapat skor terendah, terutama terkait ketepatan sistem dalam pengisian otomatis data pasien. Saran: Manajemen RS Namira Palembang perlu memprioritaskan peningkatan akurasi sistem melalui audit algoritma validasi data dan optimasi fitur pengisian otomatis, serta meningkatkan kapasitas infrastruktur server untuk mengatasi kelambatan akses pada jam sibuk.Kata Kunci: End User Computing Satisfaction, EUCS, Kepuasan pengguna, Rekam medis elektronik, Tenaga rekam medis
LITERASI DIGITAL SEBAGAI PREDIKTOR DOMINAN INTENSI PENGGUNAAN MOBILE JKN: STUDI UTAUT2 PADA MAHASISWA Ari Yulianto; Pangestu Widodo; Rudiansyah Rudiansyah; Anggun Morlina; Putri Penyadar
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1741

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN di Indonesia baru mencapai sekitar 14% dari 278,1 juta peserta BPJS Kesehatan, meskipun cakupan kepesertaan nasional telah mencapai 98,45%. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengembangan teknologi dan kapasitas literasi digital pengguna. Penelitian sebelumnya berbasis UTAUT2 lebih banyak menekankan persepsi terhadap teknologi dan belum banyak menguji peran literasi digital secara bersamaan. Tujuan: Menganalisis pengaruh Literasi Digital terhadap intensi penggunaan Mobile JKN setelah mengontrol konstruk UTAUT2 yang diperluas dengan Personal Innovativeness. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan di Universitas Aisyiyah Palembang tahun 2025–2026 terhadap 79 mahasiswa peserta aktif BPJS Kesehatan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 43 butir skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil: Model regresi signifikan secara simultan (F = 21,055; p < 0,001) dengan nilai R² = 0,733. Dari sembilan prediktor, hanya Literasi Digital yang berpengaruh positif signifikan terhadap intensi penggunaan Mobile JKN (B = 0,734; β = 0,624; p < 0,001). Saran: BPJS Kesehatan perlu memperkuat edukasi literasi digital yang berfokus pada peningkatan kecakapan penggunaan Mobile JKN. Perguruan tinggi disarankan mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum, sedangkan penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel yang lebih luas, menggunakan desain longitudinal atau PLS-SEM, serta menambahkan variabel kontekstual seperti dukungan sosial dan kepercayaan terhadap keamanan data.Kata Kunci: Caregiver Keluarga, Deteksi Dini, Early Warning Signs, Kegawatdaruratan, Lansia