Latar Belakang: Nyeri persalinan kala I fase aktif merupakan respons fisiologis akibat kontraksi uterus dan dilatasi serviks yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu bersalin. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah teknik counter pressure, yaitu pemberian tekanan pada daerah lumbal untuk menghambat transmisi impuls nyeri melalui mekanisme gate control. Tujuan: Menerapkan asuhan kebidanan dengan teknik counter pressure untuk menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di TPMB Rusmiati Kota Palembang pada tanggal 13–18 Maret 2025. Subjek penelitian terdiri dari dua ibu bersalin kala I fase aktif yang mengalami nyeri persalinan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi partograf. Intervensi berupa pijat counter pressure diberikan selama proses persalinan, kemudian dilakukan pengukuran intensitas nyeri sebelum dan sesudah tindakan menggunakan skala nyeri numerik. Hasil: Setelah diberikan teknik counter pressure, terjadi penurunan intensitas nyeri pada kedua responden. Pada pasien pertama, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 3 pada pembukaan 6 cm dan dari 8 menjadi 2 pada pembukaan 8 cm. Pada pasien kedua, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4 pada pembukaan 6 cm dan dari 8 menjadi 2 pada pembukaan 8 cm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa teknik counter pressure efektif dalam membantu mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif. Saran: Bidan diharapkan dapat menerapkan teknik counter pressure sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam manajemen nyeri persalinan kala I fase aktif untuk meningkatkan kenyamanan ibu dan mendukung proses persalinan yang lebih optimal.Kata Kunci: Counter pressure, Fase aktif, Kala I, Nyeri persalinan
Copyrights © 2026