Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Personal Hygiene Pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah 26 Palembang Widya Arisandy; Meita Hipson; Sri Handayani; Anggun Sri Melani; Wulan Fitra Saskiya Tunnisa
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i2.1097

Abstract

Personal hygiene is one of the important aspects in forming clean and healthy living behaviours that need to be instilled from an early age. Children of kindergarten age are in an early developmental phase that is crucial for forming health habits in the future. However, the limitations in understanding, concentration, and the child's ability to practice personal hygiene often become obstacles in its independent application. This community service activity aims to enhance knowledge and skills in personal hygiene among kindergarten-aged children through education and direct practice. The activity was conducted at TK Aisyiyah 26 Palembang with a total of 25 participants, consisting of 15 male students and 10 female students. The methods used included educational outreach, demonstrations of proper handwashing practices, and direct supervision involving two lecturers and two students. The results showed that all the children were able to answer questions after being educated on the importance of personal hygiene, and were able to practice personal cleanliness correctly, such as cutting nails, washing hands, and brushing teeth. Suggestion that this activity is expected to become the foundation for instilling clean and healthy living habits in the school and home environment for children regularly and consistently.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIDAKTERATURAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Khairun Nisa; Meita Hipson; Sri Handayani; Widia Turrohmah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1558

Abstract

Latar Belakang: Ketidakteraturan siklus menstruasi masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja putri berdampak pada kesehatan serta kualitas hidup di masa depan. Faktor biologis dan gaya hidup, seperti usia menarche, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan kualitas tidur, berperan dalam terjadinya gangguan siklus menstruasi, khususnya pada remaja usia sekolah. Namun, data terkait faktor-faktor tersebut di Kota Palembang masih terbatas. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA ‘Aisyiyah 01 Palembang. Metode: Penelitian pendekatan kuantitatif desain cross-sectional. Sampel 30 siswi melalui teknik purposive sampling. Variabel dependen siklus menstruasi, variabel independen, yaitu usia menarche, IMT, dan kualitas tidur. Pengumpulan data melalui pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan IMT, kuesioner siklus menstruasi, serta kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Analisis univariat sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi normal (70,0%), usia menarche normal (76,7%), Indeks Massa Tubuh (IMT) kategori normal (56,7%), serta kualitas tidur yang baik (70,0%). Analisis bivariat usia menarche (p = 0,250), IMT (p = 0,766), dan kualitas tidur (p = 0,820) tidak berhubungan secara signifikan dengan ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri (p > 0,05). Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel yang lebih luas serta mengembangkan intervensi preventif terkait kesehatan reproduksi remaja, disertai penguatan edukasi melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan. Kata Kunci: Remaja Putri, Siklus Menstruasi, Usia Menarche, Indeks Massa Tubuh, Kualitas Tidur 
PENERAPAN TEKNIK COUNTER PRESSURE DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF: LAPORAN KASUS Sri Handayani; Meita Hipson; Ririn Marta
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1657

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan kala I fase aktif merupakan respons fisiologis akibat kontraksi uterus dan dilatasi serviks yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu bersalin. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah teknik counter pressure, yaitu pemberian tekanan pada daerah lumbal untuk menghambat transmisi impuls nyeri melalui mekanisme gate control. Tujuan: Menerapkan asuhan kebidanan dengan teknik counter pressure untuk menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di TPMB Rusmiati Kota Palembang pada tanggal 13–18 Maret 2025. Subjek penelitian terdiri dari dua ibu bersalin kala I fase aktif yang mengalami nyeri persalinan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi partograf. Intervensi berupa pijat counter pressure diberikan selama proses persalinan, kemudian dilakukan pengukuran intensitas nyeri sebelum dan sesudah tindakan menggunakan skala nyeri numerik. Hasil: Setelah diberikan teknik counter pressure, terjadi penurunan intensitas nyeri pada kedua responden. Pada pasien pertama, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 3 pada pembukaan 6 cm dan dari 8 menjadi 2 pada pembukaan 8 cm. Pada pasien kedua, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4 pada pembukaan 6 cm dan dari 8 menjadi 2 pada pembukaan 8 cm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa teknik counter pressure efektif dalam membantu mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif. Saran: Bidan diharapkan dapat menerapkan teknik counter pressure sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam manajemen nyeri persalinan kala I fase aktif untuk meningkatkan kenyamanan ibu dan mendukung proses persalinan yang lebih optimal.Kata Kunci: Counter pressure, Fase aktif, Kala I, Nyeri persalinan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT Meita Hipson; Khairun Nisa; Sri Handayani; Wulandari Wulandari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1752

Abstract

Latar Belakang: Ketuban Pecah Dini (KPD) terjadi ketika selaput ketuban pecah sebelum tanda-tanda persalinan muncul. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, asfiksia neonatorum, serta morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Tujuan: Diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2025. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini secara survey analitik dengan pendekatan Case Control . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2024 sebanyak 725 orang ibu bersalin dengan 62 orang yang mengalami Ketuban Pecah Dini. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sampel kasus dan sampel kontrol, total sampel keseluruhan berjumlah 60 ibu bersalin. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober s.d November 2025 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia ibu (p = 0,000 < 0,05). Pendidikan ibu (p = 0,000 < 0,05), pekerjaan ibu (p = 0,000 < 0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara presentasi janin dengan kejadian KPD (p = 0,321 > 0,05). Saran: Tenaga Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai faktor risiko KPD, mendorong ibu hamil untuk melakukan ANC secara rutin, serta memberikan penyuluhan agar membatasi aktivitas berat selama kehamilan Kata Kunci: Case Control, Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu, Pendidikan, Pekerjaan, Presentasi Janin.