Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Komunitas Belajar bagi penguatankompetensi guru di SMA Negeri 1 Imogiri dan menganalisis faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Imogiri, Kabupaten Bantul,Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Januari hingga April 2026. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakilkepala sekolah bidang kurikulum, ketua/koordinator Komunitas Belajar, dan tiga guru yang dipilih secarapurposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, danstudi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan keabsahan data diuji melaluitriangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program KomunitasBelajar telah terlaksana sesuai tujuan yang direncanakan berdasarkan teori Edward III melalui komunikasiterencana, sumber daya memadai, disposisi positif, dan struktur birokrasi adaptif. Program memberikan dampakpenguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru. Faktor pendukung meliputikomitmen kepala sekolah, semangat pengembangan diri guru, struktur organisasi yang jelas, dukungan fasilitas,dan budaya kolaborasi. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kejenuhan guru, keterbatasan waktuefektif, dan kendala koordinasi narasumber/fasilitator eksternal.Kata kunci: implementasi kebijakan, komunitas belajar, kompetensi guru, penguatan kompetensi, programpendidikan
Copyrights © 2026