Latar Belakang: Kearifan lokal memengaruhi perilaku kesehatan ibu dan anak, namun bukti ilmiah pada masyarakat Suku Mee di Kabupaten Paniai masih terbatas. Tujuan: Mengeksplorasi nilai dan kearifan lokal yang berkontribusi terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain etnografi melibatkan tokoh adat, tokoh perempuan, orang tua, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil: Nilai kebersamaan, kekerabatan, dan pengasuhan kolektif mendukung kesehatan ibu dan anak. Kearifan lokal meliputi pemanfaatan pangan lokal, dukungan keluarga, pantangan kehamilan, persalinan berbasis keluarga, serta penerimaan pemeriksaan kehamilan saat diperlukan. Simpulan: Kearifan lokal merupakan modal sosial yang perlu diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan yang sensitif budaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.
Copyrights © 2026