Kebakaran merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan kerugian besar, baik secara materiil maupun non-materiil. Salah satu penyebab utama kebakaran adalah keterlambatan dalam mendeteksi adanya potensi bahaya, seperti peningkatan suhu atau keberadaan gas berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem monitoring ruangan berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara realtime serta memberikan peringatan dini. Sistem yang dikembangkan menggunakan sensor api (KY-026), sensor asap (MQ-2), dan sensor suhu (DHT22) yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32 dan platform IoT berbasis cloud. Berdasarkan hasil pengujian, sensor KY-026 mampu mendeteksi api secara efektif pada jarak 10–70 cm dengan tingkat keberhasilan 100%. Sensor MQ-2 mulai memberikan respons terhadap asap pada ambang sekitar ≥200 ppm, yang ditandai dengan aktivasi buzzer dan perubahan status pada sistem. Sementara itu, sensor DHT22 mampu mendeteksi kondisi suhu tinggi dan mengaktifkan sistem peringatan pada suhu ≥45°C. Sistem juga berhasil mengirimkan data sensor ke database secara realtime dan menampilkannya melalui antarmuka berbasis web dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring ruangan berbasis IoT yang dikembangkan mampu bekerja secara efektif dalam mendeteksi potensi kebakaran dan memberikan peringatan dini secara cepat dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai solusi untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran.
Copyrights © 2026