Articles
Sistem Inspeksi Kecacatan pada Kaleng Menggunakan Filter Warna HSL dan Template Matching
Sugandi, Budi;
Dewi, Sintya
Khazanah Informatika Vol. 4 No. 2 Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/khif.v4i2.7119
Dalam industri makanan dan minuman dengan kemasan kaleng, pengecekan atau inspeksi kecacatan kaleng merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas sebuah produk. Inspeksi tersebut sebagian masih menggunakan operator manual yang bergantung pada penglihatan para pekerja dengan segala keterbatasannya. Untuk menanggulangi masalah tersebut, artikel ini mengusulkan proses inspeksi kecacatan menggunakan filter warna HSL dan template matching berbasis contour analysisyang dilakukan secara otomatis tanpa bantuan operator. Proses inspeksi diawali dengan pengambilan citra RGB oleh kamera. Citra RGB tersebut kemudian dikonversi ke citra aras keabuan (gray level). Untuk dapat mendeteksi kecacatan, penulis memakai filter luminance dari ruang warna HSL. Proses template matching diterapkan pada masing-masing citra dengan cara membandingkan contour citra template sebagai contour citra referensi dengan contour citra uji. Kemasan kaleng yang digunakan sebagai template mempunyai diameter 4 cm. Dengan menggunakan kriteria uji jarak masing-masing pixel pada tiap lingkaran kaleng dengan lingkaran pada kaleng template, kaleng diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu kaleng OK (Good) atau reject. Hasil pengujian menunjukkan, dengan menerapkan nilai threshold sebesar 4 cm, nilai RMS untuk objek kategori OK adalah 0,59. Sementara untuk objek kategori reject didapatkan nilai RMS sebesar 19,59; 5,05 dan 15, 05 berturut-turut untuk objek reject karena diameter tidak beraturan, objek reject dengan pembuka kaleng terbuka dan objek reject tanpa pembuka kaleng.
Purwarupa Alat Kalibrasi Kerataan Bidang Kerja menggunakan Laser Sensor
SUGANDI, BUDI;
WIYONO, SURADI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 6, No 2 (2018): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26760/elkomika.v6i2.274
ABSTRAKSalah satu elemen teknologi pendukung dari industri manufaktur elektronika adalah mesin Die Attach. Mesin ini digunakan pada proses assembly komponen dengan metode pick and place komponen pada material. Sebagai proses yang penting dalam industri manufaktur, mesin ini memerlukan kalibrasi secara reguler dan tepat yang akan menjadi kunci sukses dari kualitas suatu produksi. Penelitian ini bertujuan membuat suatu purwarupa alat yang digunakan sebagai pengontrol kalibrasi dengan menggunakan laser sensor. Proses kalibrasi dilakukan dengan cara mengukur kerataan titip sisi work holder menggunakan laser sensor. Kerataan didapatkan dengan membandingkan jarak yang terukur oleh laser sensor pada tiap titik uji. Jarak yang sama pada tiap titik uji menunjukkan kerataan dari work holder. Pergerakan laser sensor dikontrol oleh dua buah motor yang bergerak ke arah sumbu X dan Y. Alat ini telah diuji dengan mengkalibrasi pada empat sisi work holder. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan pengukuran manual dan didapatkan error rata-rata pengukuran sekitar 4%.Kata kunci: Laser sensor, kerataan, kalibrasi, die attach machine ABSTRACTOne of the element technology supporting an industrial manufacturing is Die Attach machine. This machine is used at component assembly using component pick and place. As an important process, this machine requires regular and precise calibration to support quality of the product. This research aims to build a prototype system using laser sensor which can be used as calibration instrument. The callibration proses was done by measuring the flatness of each side of work holder using laser sensor. The flatness was obtained by comparing the distance of each testing point. The same distance on each testing point represented the flatness of the wrok holder. The movement of laser sensor was controlled by two motors which moved to X and Y axis. The system has been tested to calibrate each side of work holder. The experimental results were then compare with manual measurement and showed the measurement error about 4%.Keywords: Laser sensor, flatness, callibration, die attach machine.
Komparasi Filter Warna Pada Sistem Pelacakan Wajah Berbasis Partikel Filter
Budi Sugandi;
Sefna Riftilah
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 6, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.06 KB)
|
DOI: 10.24114/cess.v6i1.21868
Artikel ini bertujuan membandingkan filter warna RGB, HSL dan YCbCr dalam mendeteksi dan melacak wajah berbasis partikel filter. Citra wajah yang ditangkap kamera secara real time akan diproses menggunakan filter warna RGB, HSL, dan YCbCr. Citra wajah akan dideteksi dengan mengatur interval kombinasi tiap elemen warna dari filter warna yang digunakan. Setelah citra wajah berhasil dideteksi, proses selanjutnya adalah pelacakan wajah menggunakan partikel filter. Metode partikel filter terdiri dari beberapa tahap, diantaranya proses inisialisasi yang dilakukan dengan cara menyebar partikel secara acak di sekitar citra wajah, prediksi dan update partikel, resampling partikel dan proses estimasi berdasarkan posisi rata-rata partikel. Hasil pengujian menunjukkan perbandingan kesalahan pelacakan dengan jumlah partikel 50, 70 dan 100 pada sumbu X dan Y adalah (3.30; 2.11), (2.62; 1.70) dan (1.34; 1.21) menggunakan filter RGB, (3.72; 1.92), (2.50; 1.81) dan (1.85; 1.42) menggunakan filter HSL, dan (12.97; 5.01), (23.07; 5.11) dan (25.51; 3.57) menggunakan filter YCbCr.
Sistem Inspeksi Kecacatan pada Kaleng Menggunakan Filter Warna HSL dan Template Matching
Budi Sugandi;
Sintya Dewi
Khazanah Informatika Vol. 4 No. 2 Desember 2018
Publisher : Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/khif.v4i2.7119
Dalam industri makanan dan minuman dengan kemasan kaleng, pengecekan atau inspeksi kecacatan kaleng merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas sebuah produk. Inspeksi tersebut sebagian masih menggunakan operator manual yang bergantung pada penglihatan para pekerja dengan segala keterbatasannya. Untuk menanggulangi masalah tersebut, artikel ini mengusulkan proses inspeksi kecacatan menggunakan filter warna HSL dan template matching berbasis contour analysisyang dilakukan secara otomatis tanpa bantuan operator. Proses inspeksi diawali dengan pengambilan citra RGB oleh kamera. Citra RGB tersebut kemudian dikonversi ke citra aras keabuan (gray level). Untuk dapat mendeteksi kecacatan, penulis memakai filter luminance dari ruang warna HSL. Proses template matching diterapkan pada masing-masing citra dengan cara membandingkan contour citra template sebagai contour citra referensi dengan contour citra uji. Kemasan kaleng yang digunakan sebagai template mempunyai diameter 4 cm. Dengan menggunakan kriteria uji jarak masing-masing pixel pada tiap lingkaran kaleng dengan lingkaran pada kaleng template, kaleng diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu kaleng OK (Good) atau reject. Hasil pengujian menunjukkan, dengan menerapkan nilai threshold sebesar 4 cm, nilai RMS untuk objek kategori OK adalah 0,59. Sementara untuk objek kategori reject didapatkan nilai RMS sebesar 19,59; 5,05 dan 15, 05 berturut-turut untuk objek reject karena diameter tidak beraturan, objek reject dengan pembuka kaleng terbuka dan objek reject tanpa pembuka kaleng.
Analisis Kekasaran Permukaan Besi ASTM36 dengan menggunakan Surftest dan Image –J
Budiana Budiana;
Fitriyanti Nakul;
Nadhrah Wivanius;
Budi Sugandi;
Rivani Yolanda
Journal of Applied Electrical Engineering Vol 4 No 2 (2020): JAEE, December 2020
Publisher : Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30871/jaee.v4i2.2747
Kekasaran permukaan logam merupakan salah satu parameter yang dapat dijadikan acuan dalam penilaian mutu suatu logam. Nilai kekasaran permukaan suatu bahan logam dapat dilakukan dengan pendekatan matematik dan pengukuran. Pada penelitian ini, kajian mengenai kekasaran permukaan suatu logam dilakukan dengan menggunakan pengukuran langsung dan menggunakan analisis citra gambar. Adapun teknik pengukuran langsung dilakukan dengan menggunakan Surftest pada 20 titik (5 titik dari diagonal sisi kanan, 5 titik diagonal sisi kiri, 5 titik vertikal dan 5 titik horizontal) sedangkan analisis citra gambar dilakukan dengan menggunakan Image-J pada foto gambar permukaan besi. Berdasarkan metode penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yaitu semakin besar nilai grit abrasive paper yang digunakan pada permukaan besi, maka nilai kekasaran permukaan besi semakin kecil/semakin halus (nilai kekasaran permukaan cenderung menurun). Sedangkan hasil pengolahan citra gambar yang dilakukan dengan Image-J telah berhasil menunjukan surface plot permukaan sampel besi. Selain dari itu, gray value dari citra gambar yang dihasilkan mengalami fluktuasi seiring dengan semakin panjang/besarnya distance (pixels).
Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Metode Logika Fuzzy
Budi Sugandi;
Jeki Armentaria
Journal of Applied Electrical Engineering Vol 5 No 1 (2021): JAEE, June 2021
Publisher : Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30871/jaee.v5i1.2991
Salah satu tantangan dalam budi daya tanaman adalah masalah penyiraman tanaman. Sebagian besar proses penyiraman dilakukan secara konvensional. Penelitian ini mengusulkan salah satu pemecahan masalah penyiraman dengan suatu sistem kontrol penyiraman tanaman otomatis menggunakan logika fuzzy. Sistem yang diusulkan dengan menggunakan dua kriteria yaitu kondisi udara (suhu) dan kondisi tanah (kelembaban). Sistem yang dikembangkan menghasilkan keluaran berupa durasi waktu penyiraman dalam empat kriteria yaitu sangat cepat, cepat, sedang dan lama. Hasil pengujian terhadap kondisi suhu menunjukan error rata-rata sebesar 0.41%, sedangkan pengujian kelembaban menunjukan error rata-rata sebesar 2.3%. Rata-rata durasi waktu penyiraman yang dihasilkan oleh sistem adalah 33.1 detik.
Fruit recognition system using color filters and histograms
Budi Sugandi;
Rahmi Mahdaliza
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v13i2.822.140-147
Nowadays, many children and adults do not know the type or name of fruits, especially if the fruit is a rare one. In this paper, a system was developed that can recognize fruit names in real time using a camera as a visual sensor. The camera captured the image and processed using image processing. This paper proposed a method using HSL color filters, RGB histograms and shapes of fruit objects to detect and recognize fruits. The proposed method was divided into two processes, namely the training and testing processes. The training process was carried out to obtain a database of each fruit. The first process of training was object detection using an HSL color filter. The calculation of the RGB histogram was conducted on the HSL color filtered object. After that, the object's roundness was measured. Meanwhile, the testing process was done by looking for the similarity of the histogram data of the test object with the reference object by using the histogram distance equation. The similarity of the object was determined by the distance value of the histogram of the tested fruit with the referenced fruit. Similar objects would have histogram distances less than the threshold values. Tests were implemented in several types of fruit. The test results showed the system could recognize fruit names accurately.
Teknologi Citra untuk Peningkatan Kualitas Hidup yang Lebih Baik
Budi Sugandi
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30871/ji.v10i1.662
Kemajuan teknologi yang begitu pesat di segala aspek kehidupan berimbas kepada kualitas hidup manusia itu sendiri. Di berbagai bidang kehidupan tidak akan lepas dari sentuhan teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Salah satu yang mendapat perhatian dari para peneliti adalah teknologi citra digital. Teknologi citra digital tidak hanya diaplikasikan untuk sistem keamanan pada tempat-tempat tertentu, tetapi juga banyak diaplikasikan di dunia kedokteran. Dengan kemajuan peralatan pindai kesehatan seperti X-ray, CT scanner, MRI, maupun USG, menjadikan tantangan tersendiri bagi para dokter, radiolog dan juga para peneliti untuk lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi citra dalam memudahkan proses diagnose. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa jenis citra termasuk citra untuk radiologi dan juga beberapa aplikasi dari citra tersebut.
Robot Pengikut Posisi dengan Menggunakan Filter Warna HSV
Fitrah Triatmojo;
Budi Sugandi
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Integrasi - Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30871/ji.v10i2.969
Advancement in digital processing technology have benefited to the human. One of the benefits of image processing is to improve the quality of an image, eliminate noise in and identify objects. By utilizing the technology, it can be developed a system that can detect and track objects. In this article, we develop a system to detect and track an object. We use the HSVcolor filter, erosion, dilation, and thresholding methods to detect the object. To measure the distance between object and robot, we apply the mathematical regression formula. The output of the equation is then used as actuator for the dc motor. The results achieved in this study is system can detect object in the distance range 50-180 cm and follow the object in the range 60-150 cm.
Kajian Waktu Etsa dan Penurunan Massa PCB double Layar
Budiana Budiana;
Elin Aprilia;
Mchael Timanta Ginting;
Budi Sugandi
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Integrasi - Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30871/ji.v10i2.987
FeCl3 Etching is the process of removing certain parts of a material using FeCl3 with a minimum concentration of 28%. The method used with FeCl3 solution is a chemical reaction method and material etched is PCB. This study aims to determine the effect of 3 variations used on PCB mass reduction and etching time. Characterization variation used is PCB plate etched using heating and stirrer (PS), PCB plate etched using heating without using stirrer (PTS) and PCB plate etched without using heating and stirrer (TPTS). After the etching process, the PCB plate is characterized using optical microscopy. Based on the research, the mass reduction value of PS is highest for all variations and the etching time of PS occurs at 5 minutes is the fastest than the PTS (10 minutes) and TPTS (20 minutes).