Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aktivitas unplugged coding dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas empat SD pada topik fitur alami dan buatan. Rendahnya kemampuan analitis siswa, yang sebelumnya cenderung hanya menghafal konsep, menjadi latar belakang penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas empat SD Negeri 184 Pekanbaru yang dibagi menjadi 5 kelompok heterogen. Prosedur pembelajaran mengikuti pendekatan inkuiri, dimulai dengan ice-breaking dan memberikan pertanyaan yang merangsang, dilanjutkan dengan menyelesaikan Lembar Kerja Siswa (LKPD) berdasarkan unplugged coding, yang meliputi aktivitas klasifikasi, penentuan pola, dan sistem koordinat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, analisis pekerjaan siswa pada LKPD, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas unplugged coding mampu merangsang indikator berpikir kritis siswa, terutama pada aspek analisis logistik dan evaluasi. Siswa yang awalnya mengalami kesulitan dalam membedakan fitur buatan menjadi lebih terampil dalam mengkategorikan objek melalui logika pola dan koordinat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aktivitas coding tanpa komputer efektif sebagai media pembelajaran inovatif yang menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan bermakna dalam Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026