Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di era digital melalui integrasi tiga pendekatan utama, yaitu deep learning, konstruktivisme, dan pengenalan konsep bahasa Arab berbasis Al-Qur'an. Latar belakang penelitian ini berpijak pada kesenjangan antara tuntutan pembelajaran abad ke-21 dengan praktik konvensional berupa hafalan mekanis yang masih mendominasi sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur (library research), dengan data dikumpulkan melalui dokumentasi sistematis, analisis isi (content analysis), dan kajian kritis terhadap tiga artikel jurnal utama yang diterbitkan antara tahun 2025 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dan konstruktivisme secara signifikan meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta memperkuat karakter Islami seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran. Strategi Project-Based Learning berbasis kelas digital terbukti efektif dengan 79,1% peserta menilai strategi ini efektif. Sementara itu, pengenalan kalimah isim melalui Surah Al-Fatihah berhasil mengantarkan 85% anak-anak untuk mampu mengidentifikasi dan menjelaskan jenis-jenis kata benda dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menawarkan model pembelajaran integratif yang holistik dan relevan bagi MI berbasis Islam.
Copyrights © 2026