Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen dakwah yang sistematis namun tetap adaptif terhadap dinamika sosial budaya masyarakat modern. Fokus utama penelitian adalah mengeksplorasi pemikiran MH Ainun Nadjib (Cak Nun) yang merekonstruksi manajemen dakwah melalui pendekatan kultural dan humanis yang inklusif. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur relevan. Perbandingan dengan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dakwah Cak Nun memiliki keunikan pada pola komunikasi dua arah yang egaliter dan penggunaan media kultural seperti musik serta sastra, berbeda dengan dakwah konvensional yang cenderung satu arah dan struktural. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen dakwah perspektif Cak Nun berhasil mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya secara holistik melalui forum Maiyah. Karakteristik utama model ini meliputi sifat partisipatif, dialogis, serta pemanfaatan media digital yang menjadikannya model dakwah yang efektif, adaptif, dan relevan bagi masyarakat kontemporer.
Copyrights © 2026