Bahasa dalam karya sastra tidak hanya mengandung makna denotatif, tetapi juga makna konotatif yang mampu memperkaya penyampaian pesan dan nilai estetis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna konotatif yang terdapat dalam cerpen anak karya peserta Kelas Menulis Gendis Sewu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semantik. Sumber data penelitian berupa lima cerpen berjudul Rumah Gembi, Pohon Toleransi di SD Nusantara, Rayakan Ulang Tahun, Ludruk di Desa, dan Minggu Bersama Budaya. Data penelitian berupa kata, frasa, atau ungkapan yang mengandung makna konotatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan data sesuai konsep makna konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 30 data makna konotatif yang dapat dikelompokkan ke dalam konotasi emosi, konotasi situasional, konotasi nilai sosial, dan konotasi budaya. Bentuk yang paling dominan adalah konotasi emosi yang menggambarkan perasaan tokoh dalam cerita. Penggunaan makna konotatif dalam cerpen anak berfungsi memperindah bahasa, memperkuat penyampaian emosi, serta menanamkan nilai moral dan budaya kepada pembaca.
Copyrights © 2026