Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP)
Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)

ANALISIS TINGKAT KESUBURAN TANAH PADA LAHAN UBI BANGGAI (Dioscorea alata L) DI DESA SAMPAKA DAN DESA SALANGANO KECAMATAN TOTIKUM KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Sariani Sariani (Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk)
rahmadiasamo sumra (Program Studi Agroteknologi)
Ismail Djamaluddin (Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk)
Nurmasyita Mambuhu (Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai.)
Ruslan A. Zaenuddin (Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Kesuburan tanah adalah kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara pada takaran dan keseimbangan tertentu secara berkesinambungan, sehingga menunjang pertumbuhan tanaman di lingkungan dengan faktor pertumbuhan yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, mengidentifikasi faktor pembatas, serta merumuskan upaya penanggulangan faktor pembatas pada lahan budidaya Ubi Banggai di Desa Sampaka dan Desa Salangano, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sampaka dan Desa Salangano, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada bulan April hingga Juni 2024. Analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Balai Pengujian Standar Instrumen Sumber Daya Lahan Pertanian. Berdasarkan hasil analisis laboratorium, kesuburan lahan untuk tanaman Ubi Banggai dikategorikan ke dalam kelas Sangat Sesuai untuk Desa Sampaka, dan Marginal untuk Desa Salangano. Faktor pembatas utama pada lahan tersebut meliputi Kapasitas Tukar Kation (KTK) yang rendah, Kejenuhan Basa (KB) yang sangat rendah, dan kandungan c-organik yang rendah. Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor pembatas kesuburan tanah tersebut, khususnya di Desa Salangano, adalah dengan melakukan pengapuran menggunakan kapur dolomit atau kapur kalsit serta meningkatkan ketersediaan bahan organik melalui pemberian pupuk organik guna meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penanganan yang tepat, lahan di Desa Sampaka dan Desa Salangano sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya tanaman Ubi Banggai.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jimfp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP) berisikan artikel ilmiah dari skripsi dan atau sebagian dari skripsi mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat ujian sarjana. Artikel ditulis ...