Sariani Sariani
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KESUBURAN TANAH PADA LAHAN UBI BANGGAI (Dioscorea alata L) DI DESA SAMPAKA DAN DESA SALANGANO KECAMATAN TOTIKUM KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Sariani Sariani; rahmadiasamo sumra; Ismail Djamaluddin; Nurmasyita Mambuhu; Ruslan A. Zaenuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesuburan tanah adalah kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara pada takaran dan keseimbangan tertentu secara berkesinambungan, sehingga menunjang pertumbuhan tanaman di lingkungan dengan faktor pertumbuhan yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, mengidentifikasi faktor pembatas, serta merumuskan upaya penanggulangan faktor pembatas pada lahan budidaya Ubi Banggai di Desa Sampaka dan Desa Salangano, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sampaka dan Desa Salangano, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada bulan April hingga Juni 2024. Analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Balai Pengujian Standar Instrumen Sumber Daya Lahan Pertanian. Berdasarkan hasil analisis laboratorium, kesuburan lahan untuk tanaman Ubi Banggai dikategorikan ke dalam kelas Sangat Sesuai untuk Desa Sampaka, dan Marginal untuk Desa Salangano. Faktor pembatas utama pada lahan tersebut meliputi Kapasitas Tukar Kation (KTK) yang rendah, Kejenuhan Basa (KB) yang sangat rendah, dan kandungan c-organik yang rendah. Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor pembatas kesuburan tanah tersebut, khususnya di Desa Salangano, adalah dengan melakukan pengapuran menggunakan kapur dolomit atau kapur kalsit serta meningkatkan ketersediaan bahan organik melalui pemberian pupuk organik guna meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penanganan yang tepat, lahan di Desa Sampaka dan Desa Salangano sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya tanaman Ubi Banggai.
MENILAI DAYA DUKUNG LAHAN TANAMAN PANGAN DIKABUPATEN BANGGAI LAUT Hidayat Arismunandar Katili; I Ketut Wicaksana; Trianto Enteding; Sariani Sariani; Moh Ilham Ladonu; Mihwan Sataral
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Banggai Laut pada tahun 2024, rata-rata sekitar 0,34%, harus diikuti oleh peningkatan ketersediaan pangan secara nasional. Pertanian dunia abad ke-21 akan berlangsung dalam tekanan tantangan yang terus meningkat. Salah satu penyebab utamanya adalah pertumbuhan penduduk, yang pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar. Dengan demikian, perlunya kajian daya dukung lahan untuk swasembada pangan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan daya dukung lahan (DDL) dan daya dukung wilayah pertanian (DDWP). Pendekatan ini yaitu membandingkan ketersediaan lahan dan keutuhan lahan yang diestimasi berdasarkan jumlah penduduk dan kebutuhan fisik minimum (KFM). Hasil penelitian diperoleh bahwa daya dukung lahan pertanian tanaman pangan Kabupaten Banggai Laut dari beberapa komoditas tanaman pangan  seperti jagung, kacang tanah, ubi jalar dan talas telah diperoleh hasil  (SL < DL). Tanaman pangan di Kabupaten Banggai Laut, diperoleh hasil yakni (ℓ < 1), yang berarti, wilayah tersebut tidak mampu melaksanakan swasembada pangan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar atau acuan bagi pemangku kepentingan agar dapat meningkatkan luas tanam komoditas pangan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam berswasembada.