Komunikasi merupakan aktivitas fundamental dalam kehidupan manusia. Melalui komunikasi, manusia membangun hubungan sosial, menyampaikan gagasan, membentuk identitas, serta menciptakan perubahan sosial. Pada perkembangan ilmu sosial lahir konsep komunikasi profetik yang tidak sekedar berorientasi pada efektivitas penyampaian pesan, tetapi juga menekankan dimensi moral, etika, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial. Melalui pendekatan studi literasi, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana paradigma ilmu sosial profetik mampu menjadi instrumen transformasi sosial melalui studi komunikasi. Hasil penelitian ini mengemukakan paradigma dasar komunikasi profetik sebagai kritik pada komunikasi konvensional era modern yang beraliran positivistik. Melalui orientasi humanisme, liberasi, dan transendensi yang ditulis Kuntowijoyo melalui Ilmu Sosial Profetik (ISP), menjadikan komunkasi profetik memilki cakupan yang lebih luas bahkan mampu melahirkan adanya transformasi sosial yang positif, progresif, dan konsisten. Ada beragam karakteristik melekat mulai dari berorientasi kebenaran, berlandaskan kemanusiaan, hingga mampu meneladani kenabian.
Copyrights © 2026