Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Bahasa Indonesia dalam menerapkan pembelajaran deep learning pada materi analisis buku fiksi dan nonfiksi di kelas VII B SMP Negeri 30 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan prinsip pembelajaran deep learning pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Aktivitas pembelajaran dirancang untuk mendorong siswa melakukan analisis, diskusi, presentasi, dan refleksi terhadap isi buku fiksi maupun nonfiksi. Penerapan pembelajaran mencerminkan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang terlihat dari keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta kemampuan menghubungkan materi dengan pengalaman kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, yaitu perbedaan kemampuan literasi siswa, keterbatasan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, dan pengelolaan kelas selama kegiatan diskusi. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan guru mampu mendukung implementasi pembelajaran deep learning dan menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, serta berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026