Pengelolaan fasilitas akademik di Program Studi Teknologi Informasi Universitas Bangka Belitung masih dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas. Mekanisme tradisional ini mengakibatkan ketidak efisienan waktu dalam pengolahan, risiko kehilangan data aplikasi, dan ketidakjelasan status persetujuan bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi permintaan fasilitas berbasis Android yang akan mendigitalisasi proses peminjaman aset dan meningkatkan kualitas layanan akademik. Pendekatan Waterfall digunakan untuk membangun sistem ini, yang meliputi langkah-langkah seperti analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi kode, dan pengujian. Metode Pengujian Kotak Hitam digunakan untuk memvalidasi fungsi perangkat lunak dan memastikan bahwa logika bisnis beroperasi dengan benar. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk aplikasi seluler yang dilengkapi dengan kemampuan pelacakan real-time, validasi ketersediaan stok otomatis, dan identifikasi konflik. Berdasarkan hasil uji coba, semua fitur dinyatakan sah dan mampu beroperasi sesuai dengan skenario yang ditentukan. Penerapan teknologi ini telah berhasil meningkatkan transparansi layanan, mempercepat proses persetujuan, dan mengurangi kesalahan administratif seperti penjadwalan ganda dalam pengelolaan fasilitas program studi.
Copyrights © 2026