Jurnal Akuatiklestari
Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari

Penentuan Status Mutu Air Sungai Petapahan Kabupaten Kampar Dengan Metode Indeks Pencemaran

Dinda Muzdhaliva Alsya (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia 28293)
Eni Sumiarsih (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia 28293)
Adriman Adriman (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia 28293)
Yuliati Yuliati (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia 28293)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Sungai Petapahan yang terletak di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, memiliki fungsi penting sebagai sumber air untuk kebutuhan domestik, pertanian, perikanan, dan ekowisata di kawasan Hutan Adat Imbo Putui. Aktivitas masyarakat seperti perkebunan kelapa sawit, aktivitas pemanfaatan sungai secara langsung oleh masyarakat, serta pembuangan limbah domestik berpotensi menurunkan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status mutu air Sungai Petapahan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) berdasarkan ketentuan baku mutu air Kelas II menurut PP No. 22 Tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni–Juli 2025 di empat stasiun yang mewakili bagian hulu hingga hilir sungai. Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, kekeruhan, DO, BOD₅, COD, TSS, nitrat, fosfat, dan Fecal coliform. Pengukuran dan analisis parameter kualitas air pada keempat stasiun penelitian dilakukan sebanyak 3 kali ulangan yang dilaksanakan setiap minggu. Air sampel diambil pada pagi hari hingga selesai. Pengukuran dan analisis sampel parameter kualitas air dilakukan selama tiga kali, karena telah dianggap cukup baik sebagai data representatif penilaian kualitas air sungai.  Hasil analisis menunjukkan nilai IP pada Stasiun 1 sebesar 4,22, Stasiun 2 sebesar 4,25, dan Stasiun 3 sebesar 4,39 yang termasuk kategori tercemar ringan, sedangkan Stasiun 4 memiliki nilai IP sebesar 5,55 dan tergolong tercemar sedang. Peningkatan nilai Indeks Pencemaran (IP) ke arah hilir berkaitan dengan akumulasi beban pencemar organik dan indikator pencemaran Fecal coliform di sepanjang aliran sungai. Secara keseluruhan, kualitas air Sungai Petapahan masih dapat dimanfaatkan untuk keperluan perikanan dan rekreasi air, namun diperlukan pengelolaan limbah domestik dan pemantauan berkala untuk mencegah peningkatan tingkat pencemaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

akuatiklestari

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

Akuatiklestari adalah jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Maritim Raja Ali Haji yang diterbitkan secara elektronik. Akuatiklestari memiliki fokus pada isu isu Manajemen Sumberdaya Perairan seperti : biologi perikanan, ekologi perairan, pencemaran, ...