Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor jasa laundry berkembang pesat di Kota Padang, namun mayoritas pelaku usaha skala mikro, termasuk Una Laundry, masih menerapkan pencatatan keuangan manual yang tidak terstruktur sehingga sering terjadi selisih kas, kehilangan nota, dan tidak adanya pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menerapkan pencatatan akuntansi yang terstruktur pada Una Laundry Padang berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumentasi nota dan buku kas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyusunan Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, dan Laporan Posisi Keuangan (Neraca) sesuai SAK EMKM mampu memberikan gambaran keuangan yang lebih akurat, dengan total pendapatan Rp3.776.500, total beban Rp3.435.000, dan laba bersih Rp341.500 untuk satu periode bulan. Penerapan pencatatan yang rapi juga membantu pemilik memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi sehingga arus kas menjadi lebih terkontrol dan transparan.
Copyrights © 2026