Pembelajaran IPAS, khususnya materi sampah masih didominasi bahan ajar cetakkonvensional dan metode ceramah sehingga siswa kurang aktif, kurang tertarik, danmengalami kesulitan membedakan sampah organik dan anorganik. Penelitian ini bertujuanmengembangkan bahan ajar IPAS berpendekatan kontekstual pada materi “Sampah Organikdan Anorganik” yang sesuai kebutuhan siswa, karakteristik lingkungan sekolah, dan tuntutanKurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan metode research and development denganmodel ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate.Subjek uji coba terdiri atas 1 guru dan 18 siswa kelas V MIS Al Jihad Kota Palangkaraya.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli (materi, bahasa, media,dan desain pembelajaran), serta angket respons guru dan siswa, kemudian dianalisis secarakualitatif deskriptif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahanajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dari segi isi, penyajian, kebahasaan, dantampilan media menurut para ahli, serta dinilai praktis dan menarik oleh guru dan siswa.Penggunaan bahan ajar IPAS berpendekatan kontekstual ini meningkatkan keaktifan siswadalam kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik, memperbaiki pemahaman konseppengelolaan sampah berkelanjutan, serta mendorong sikap dan perilaku pro-lingkungan dilingkungan sekolahKata kunci : Pengembangan, Bahan ajar, sampah organik dan anorganik.
Copyrights © 2026