Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana komunikasi keluarga dalam drama Korea Family By Choice. Latar belakang penelitian ini didasari komunikasi keluarga dapat tetap efektif dalam keluarga alternatif yang dibentuk bukan dari ikatan darah, melainkan karena keinginan membentuk keluarga, solidaritas, dan komunikasi. Representasi ini membuka ruang baru untuk memahami wacana komunikasi keluarga dibentuk, dinegosiasikan, dan dipertahankan dalam hubungan yang tidak konvensional. Keluarga dalam drama ini diwacanakan sebagai suatu kesatuan atau sekelompok orang yang dibentuk berdasarkan keinginan, bukan berdasarkan ikatan darah dan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang diperoleh dengan observasi tanpa partisipan dan dokumentasi. Penelitian dilakukan berdasarkan teori analisis wacana Van Dijk yang terdiri dari struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga sejati diwacanakan terbentuk melalui komunikasi dan kepedulian. Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga dalam wacana ini terlihat dengan rendahnya tekanan terhadap kesetaraan antara orang tua dan anak. Kesimpulan penelitian ini keluarga diwacanakan sebagai sebuah ikatan yang terbentuk tidak berdasarkan ikatan biologis dan pernikahan, komunikasi keluarga terjadi secara dua arah dan terbuka antara orang tua dan anak angkat. Adapun saran dari penelitian ini ialah bagi peneliti selanjutnya agar meningkatkan pemahaman komunikasi keluarga modern dengan menganalisis lebih banyak drama bertema keluarga alternatif.
Copyrights © 2026