Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perkembangan koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan menggunakan data panel 34 provinsi selama periode 2017–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah koperasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB dengan koefisien sebesar 0,283 dan nilai p = 0,0469. Hasil penelitian ini  mempertegas peran strategis koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mampu mendorong aktivitas ekonomi daerah melalui peningkatan akses pembiayaan, penguatan usaha masyarakat, dan penciptaan nilai tambah ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan pengembangan koperasi perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah koperasi, tetapi juga pada penguatan kualitas kelembagaan, kapasitas usaha, dan daya saing koperasi agar kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah semakin optimal.
Copyrights © 2026