Optima : Jurnal Ilmiah Agribisnis, Ekonomi dan Sosial
Vol 10, No 1 (2026)

Struktur Biaya dan Pendapatan Usahatani Jagung Manis di Desa Donowarih

Asron S. Lakilangngi (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang)
Agnes Quartina Pudjiastuti (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang)
Dwi Asnawi Nurhananto (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Besarnya produksi jagung manis di Desa Donowarih belum dapat menjamin tingginya pendapatan bersih para petani. Hal ini disebabkan oleh tingginya biaya input produksi yang digunakan petani dalam berusahatani jagung, sementara produksi dan harga yang diterima petani jagung seringkali relatif berfluktuasi karena berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh petani jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Donowarih, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Lokasi dipilih secara sengaja karena wilayah ini merupakan sentra jagung manis di Kecamatan Karang Ploso. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus, karena jumlah petani jagung manis  yang aktif dalam kegiatan kelompok tani tercatat 28 orang. Data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan petani, dianalisis secara kuantitatif dengan menghitung biaya dan pendapatan petani per hektar di mana pendapatan bersih merupakan hasil pengurangan total penerimaan dengan total biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh petani jagung manis di Desa Donowarih sebesar Rp. 4.494.958/ha/musim tanam, dimana total penerimaan sebesar Rp. 20.000.000/ha/musim tanam, dan total biaya sebesar Rp. 15.505.042/ha/musim tanam. Penelitian selanjutnya perlu membandingkan oportunity cost lahan usahatani agar dapat direkomendasikan kepada petani tanaman yang paling menguntungkan di lahannya.

Copyrights © 2026