Penelitian ini membahas proses produksi konten Instagram di Perumda Delta Tirta Sidoarjo dalam penyampaian informasi layanan publik. Perkembangan teknologi komunikasi digital mendorong instansi pelayanan publik memanfaatkan Instagram sebagai media penyebaran informasi yang cepat, efektif, interaktif, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses produksi konten pada tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, yaitu tim humas dan admin Instagram yang terlibat langsung dalam pengelolaan media sosial. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi konten terdiri atas tiga tahap. Tahap pra-produksi meliputi pencarian ide, pengumpulan informasi, koordinasi, dan penyusunan konsep. Tahap produksi mencakup pembuatan desain visual, pengambilan foto dan video, serta penulisan caption. Tahap pasca-produksi meliputi editing, verifikasi informasi, publikasi konten, dan evaluasi respons audiens. Teori gatekeeping relevan karena tim humas berperan sebagai penyaring dan verifikator informasi sebelum dipublikasikan, sehingga Instagram berfungsi sebagai media publikasi sekaligus komunikasi digital dalam mendukung pelayanan informasi publik.
Copyrights © 2026