Penelitian ini mengembangkan model EIIC perilaku pembelian social commerce TikTok dengan mengintegrasikan hiburan, kualitas informasi, interaksi sosial, dan kemudahan dalam kerangka Teori Uses and Gratifications. Data survei dari 161 pengguna TikTok Indonesia berusia 18–34 tahun dianalisis menggunakan PLS-SEM. Keempat gratifikasi tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, secara bersama-sama menjelaskan 69,8% variansnya; kemudahan menunjukkan pengaruh terkuat, diikuti hiburan, interaksi sosial, dan kualitas informasi. Temuan ini menjelaskan bagaimana gratifikasi hedonis dan utilitarian mentransformasi aktivitas menggulir video pendek menjadi minat beli serta memandu strategi TikTok Shop yang berbasis data.
Copyrights © 2026