Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) DK Iwak’e di Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang merupakan salah satu sentra pengolahan bandeng yang berperan penting dalam pengembangan ekonomi pesisir. Namun, mitra masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan peralatan produksi, tata letak ruang kerja yang kurang efisien, pencatatan keuangan manual, serta strategi pemasaran digital yang belum berkembang. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas dan daya saing. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan manajemen usaha melalui penerapan teknologi tepat guna serta pendampingan usaha secara berkelanjutan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi. Inovasi yang dilakukan antara lain penyediaan mesin penggiling daging, vacuum sealer, panci presto berkapasitas besar, showcase, dan blower. Selanjutnya dilakukan pengenalan diversifikasi olahan bandeng menjadi abon bandeng, pendampingan penyusunan SOP produksi, pembuatan logo, saran perbaikan desain kemasan dan desain rencana lay out ruang produksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi, perbaikan sistem tata kelola keuangan, serta perluasan akses pasar berbasis digital. Program ini tidak hanya memberi dampak ekonomi bagi mitra, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi biru di wilayah pesisir Kota Semarang.
Copyrights © 2026