ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat

Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan Pralansia di Dusun Curahrejo

Anas Fadli Wijaya (Universitas dr. Soebandi, Jember, Indonesia)
Fatih Muhammad Izzulhaq (Universitas Jember, Jember, Indonesia)
Alfiani Diana Fatmawati (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Sholehati Sholehati (Universitas Al-Falah As-Sunniyyah, Jember, Indonesia)
Annisa Ramadhaniar (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Nadiyatul Maghfiroh (Universitas Jember, Jember, Indonesia)
Arienda Zahra Aprilya Putri (Politeknik Negeri Jember, Jember, Indonesia)
Iftitah Nanda Darranafisa (Politeknik Negeri Jember, Jember, Indonesia)
Aulia Rahmawati (Universitas Al-Falah As-Sunniyyah, Jember, Indonesia)
Dian Martiana Khoirun Nisa’ (Universitas PGRI Argopuro Jember, Jember, Indonesia)
Wahyu Aji Satriono (Universitas Jember, Jember, Indonesia)
Nurul Lailatul Jannah (Universitas PGRI Argopuro Jember, Jember, Indonesia)
Muzemmil Ubaidillah (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Durrotul Khasna (Universitas Islam Jember, Jember, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan utama di Indonesia, dengan kelompok pralansia (usia 45–59 tahun) sebagai kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami hipertensi, diabetes melitus, dan hiperurisemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026 di Dusun Curahrejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari tujuh perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini faktor risiko PTM melalui pemeriksaan berat badan, tekanan darah, glukosa darah sewaktu, dan asam urat pada 21 warga pralansia. Metode yang digunakan adalah community-based screening dengan teknik pemeriksaan langsung menggunakan alat diagnostik point-of-care. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 85,7% peserta memiliki tekanan darah di atas normal (prehipertensi atau hipertensi), 19,0% memiliki kadar glukosa darah sewaktu yang terindikasi diabetes (≥200 mg/dL), dan 14,3% memiliki kadar asam urat tinggi (>7,0 mg/dL untuk laki-laki dan >6,0 mg/dL untuk perempuan). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan warga dan memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada pihak Kecamatan Ambulu. Program ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif kesehatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ADMA

Publisher

Subject

Computer Science & IT Languange, Linguistic, Communication & Media Nursing Social Sciences Other

Description

ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, with Electronic ISSN 27237370 published by Universitas Bumigora. It is a biannual refereed journal concerned with the practice and processes of community engagement. It provides a forum for academics, practitioners and community representatives to ...