Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan utama di Indonesia, dengan kelompok pralansia (usia 45–59 tahun) sebagai kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami hipertensi, diabetes melitus, dan hiperurisemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026 di Dusun Curahrejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari tujuh perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini faktor risiko PTM melalui pemeriksaan berat badan, tekanan darah, glukosa darah sewaktu, dan asam urat pada 21 warga pralansia. Metode yang digunakan adalah community-based screening dengan teknik pemeriksaan langsung menggunakan alat diagnostik point-of-care. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 85,7% peserta memiliki tekanan darah di atas normal (prehipertensi atau hipertensi), 19,0% memiliki kadar glukosa darah sewaktu yang terindikasi diabetes (≥200 mg/dL), dan 14,3% memiliki kadar asam urat tinggi (>7,0 mg/dL untuk laki-laki dan >6,0 mg/dL untuk perempuan). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan warga dan memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada pihak Kecamatan Ambulu. Program ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif kesehatan.
Copyrights © 2026