Alfiani Diana Fatmawati
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan Pralansia di Dusun Curahrejo Anas Fadli Wijaya; Fatih Muhammad Izzulhaq; Alfiani Diana Fatmawati; Sholehati Sholehati; Annisa Ramadhaniar; Nadiyatul Maghfiroh; Arienda Zahra Aprilya Putri; Iftitah Nanda Darranafisa; Aulia Rahmawati; Dian Martiana Khoirun Nisa’; Wahyu Aji Satriono; Nurul Lailatul Jannah; Muzemmil Ubaidillah; Durrotul Khasna
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6612

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan utama di Indonesia, dengan kelompok pralansia (usia 45–59 tahun) sebagai kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami hipertensi, diabetes melitus, dan hiperurisemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026 di Dusun Curahrejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari tujuh perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini faktor risiko PTM melalui pemeriksaan berat badan, tekanan darah, glukosa darah sewaktu, dan asam urat pada 21 warga pralansia. Metode yang digunakan adalah community-based screening dengan teknik pemeriksaan langsung menggunakan alat diagnostik point-of-care. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 85,7% peserta memiliki tekanan darah di atas normal (prehipertensi atau hipertensi), 19,0% memiliki kadar glukosa darah sewaktu yang terindikasi diabetes (≥200 mg/dL), dan 14,3% memiliki kadar asam urat tinggi (>7,0 mg/dL untuk laki-laki dan >6,0 mg/dL untuk perempuan). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan warga dan memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada pihak Kecamatan Ambulu. Program ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif kesehatan.