Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan jenis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi yang terdapat dalam laman Koran Membingkau. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Kasus data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam berita yang diduga mengandung kesalahan pembentukan kata. Sumber data diperoleh dari artikel berita pada laman daring Koran Membingkau edisi tertentu yang diakses dalam kurun waktu penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan teknik identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan kaidah morfologi bahasa Indonesia yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan tata bahasa baku.Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk kesalahan morfologi, antara lain kesalahan penggunaan afiks (prefiks, sufiks, konfiks), kesalahan reduplikasi, dan ketidaktepatan pembentukan kata turunan. Kesalahan yang dominan ditemukan pada penggunaan imbuhan me- dan di- yang tidak sesuai kaidah, serta pembentukan kata yang tidak tepat secara struktur. Kesimpulannya, kesalahan morfologi pada laman Koran Membingkau masih cukup signifikan dan berpotensi memengaruhi kualitas bahasa jurnalistik. Oleh karena itu, diperlukan penyuntingan bahasa yang lebih cermat agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku.
Copyrights © 2026