Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peranan filsafat ilmu dalam membentuk cara berpikir statistik yang rasional dan kritis. Di tengah derasnya arus data dan informasi, kemampuan untuk memahami serta menginterpretasikan data menjadi sangat penting. Pemanfaatan statistika tidak semata bergantung pada keterampilan teknis, melainkan juga menuntut dasar berpikir yang logis dan sistematis. Filsafat ilmu hadir untuk membantu melihat statistika bukan hanya sebagai angka, melainkan juga memahami hakikat, metode, dan tujuan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber terkait filsafat ilmu dan statistika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memperkuat pola pikir rasional melalui logika yang tepat, serta pola pikir kritis melalui evaluasi data, identifikasi bias, dan pencegahan kesalahan dalam penarikan kesimpulan. Selain itu, filsafat ilmu mendorong pengembangan argumen yang sistematis dan logis. Oleh karena itu, penggabungan antara filsafat ilmu dan statistika diperlukan agar hasil analisis yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga memiliki dasar pemikiran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyrights © 2026