Penelitian ini menganalisis peran Hannah Asa Indonesia dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Sulawesi Tengah melalui pendekatan humanis kolaboratif. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana integrasi nilai kesetiakawanan sosial dan budaya lokal dalam pemberdayaan komunitas mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengelola serta penerima manfaat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi edukasi yang mengadopsi simplifikasi bahasa serta menciptakan ruang belajar inklusif mampu secara signifikan meningkatkan kompetensi finansial peserta, khususnya kelompok perempuan, pemuda, dan pelaku usaha mikro. Capaian tersebut mencakup kemampuan manajerial dalam penyusunan anggaran, pencatatan transaksi, hingga penguatan disiplin pemisahan keuangan personal dan entitas usaha
Copyrights © 2026