Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri dan dapat berdampak pada penurunan konsentrasi, daya tahan tubuh, serta prestasi belajar. Salah satu faktor yang memengaruhi kadar hemoglobin adalah konsumsi enhancer zat besi seperti protein, zat besi, vitamin C, asam folat, dan zink. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat konsumsi enhancer zat besi dengan kadar hemoglobin pada siswi di SMK Bali Dewata Denpasar. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 65 siswi yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data kadar hemoglobin diukur menggunakan alat EasyTouch GCHb, sedangkan data konsumsi diperoleh melalui metode SQ-FFQ. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat konsumsi enhancer zat besi dengan kadar hemoglobin. Hal ini diduga dipengaruhi faktor lain seperti menstruasi, konsumsi tablet tambah darah, dan inhibitor zat besi. Remaja putri disarankan tetap menerapkan pola makan seimbang dan rutin mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia.
Copyrights © 2026