Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan berbagai platform daring sebagai sarana pemasaran. Salah satu media yang banyak digunakan adalah TikTok Shop melalui fitur live streaming yang memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan konsumen. Perubahan kebijakan yang menyebabkan penonaktifan fitur tersebut diduga memberikan pengaruh terhadap aktivitas pemasaran dan tingkat penjualan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penonaktifan fitur Live TikTok Shop terhadap omzet penjualan UMKM di Kabupaten Sragen serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan pelaku usaha dalam menghadapi perubahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang sebelumnya memanfaatkan fitur live sebagai media promosi. Data penelitian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonaktifan fitur Live TikTok Shop menyebabkan penurunan efektivitas promosi, berkurangnya intensitas interaksi dengan konsumen, serta menurunnya omzet penjualan pada sebagian besar pelaku UMKM. Untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya, pelaku UMKM melakukan berbagai upaya penyesuaian dengan memanfaatkan platform digital lain serta menerapkan strategi pemasaran yang lebih beragam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai dampak perubahan kebijakan platform digital terhadap aktivitas usaha serta menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan strategi pemasaran UMKM yang lebih adaptif.
Copyrights © 2026