Riwayat penyakit infeksi dan pola pemberian MP-ASI merupakan salah satu faktor yang memengaruhi statu gizi balita terkait dengan asupan gizi yang diperoleh anak. Fokus utama dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi korelasi antara riwayat keluhan infeksi serta karakteristik pemberian MP-ASI terhadap profil gizi balita berumur 6–23 bulan di wilayah Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur. Menggunakan pendekatan cross-sectional, studi ini melibatkan sebanyak 53 responden sebagai sampel. Melalui pengujian statistik Chi-Square yang dikombinasikan dengan uji alternatif Fisher's Exact, diperoleh kesimpulan bahwa faktor riwayat penyakit infeksi, konsistensi tekstur MP-ASI, serta frekuensi makan tidak memperlihatkan keterkaitan yang bermakna dengan status gizi anak pada indeks PB/U.Di sisi lain, analisis data menemukan adanya hubungan linear yang signifikan antara variabel frekuensi pemberian MP-ASI terhadap indikator BB/U. Selain itu, aspek kuantitas atau jumlah porsi MP-ASI juga terbukti berhubungan secara signifikan dengan status gizi responden. Fenomena ini mengindikasikan bahwa dimensi frekuensi beserta volume makanan pendamping memegang peranan yang sangat krusial dalam menentukan kondisi gizi anak.Saran diharapkan kegiatan di posyandu diadakan penyuluhan atau edukasi gizi terkait pentingnya pemberian pola MP-ASI yang tepat dan penyakit infeksi yang terjadi pada anak.
Copyrights © 2026