Nastar labu kuning adalah kue manis berbentuk bulat kecil berwarna kuning dengan tekstur lembut, yang memiliki ciri khas isian selai nanas dan hiasan kuning telur di permukaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan sifat-sifat nastar labu kuning yang timbul akibat penggantian tepung terigu dengan tepung labu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dan didasarkan pada rancangan blok acak (RAK) dengan lima perlakuan: P1 (95% tepung terigu dan 5% tepung labu kuning), P2 (92,5% tepung terigu dan 7,5% tepung labu kuning), P3 (90% tepung terigu dan 10% tepung labu kuning), P4 (87,5% tepung terigu dan 12,5% tepung labu kuning), P5 (85% tepung terigu dan 15% tepung labu kuning), serta dengan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian tepung terigu dengan tepung labu dalam proporsi yang berbeda-beda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sifat-sifat kue Nastar labu kuning. Berbagai varian substitusi tersebut dapat memengaruhi kualitas kimiawi, termasuk kandungan protein dan kandungan β-karoten. Varian perlakuan yang dinilai terbaik adalah P2, yaitu substitusi 92,5 % tepung terigu dengan 7,5 % tepung labu, dalam hal rasa, aroma, penerimaan keseluruhan, tekstur yang lembut, dan warna kuning kecokelatan dengan kandungan protein sebesar 7,01 %, kadar air sebesar 7,29 %, dan kandungan β-karoten sebesar 1,60 mg.
Copyrights © 2026