Penerimaan pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi. Fluktuasi pertumbuhan ekonomi, perubahan jumlah penduduk, serta dinamika inflasi dapat memengaruhi kemampuan pemerintah dalam menghimpun penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produk domestik bruto (PDB), jumlah penduduk, dan inflasi terhadap penerimaan pajak dalam negeri di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series tahunan yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews, yang didahului dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto, jumlah penduduk, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak dalam negeri, baik secara parsial maupun simultan. PDB menjadi variabel yang paling dominan dalam menjelaskan variasi penerimaan pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi dan stabilitas harga memilikiperan penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal negara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta menjaga stabilitas inflasi guna mengoptimalkan penerimaan pajak.
Copyrights © 2026