Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pembelajaran praktik dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa di Timor-Leste, serta menguji peran motivasi sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas digunakan dalam penelitian ini, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 150 hingga 250 mahasiswa aktif perguruan tinggi di Timor-Leste. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran praktik tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, sedangkan self-efficacy terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Motivasi tidak terbukti memoderasi kedua hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa self-efficacy merupakan faktor penentu kesiapan kerja yang lebih dominan, sehingga perguruan tinggi di Timor-Leste perlu memprioritaskan program penguatan self-efficacy melalui mentoring dan experiential learning yang relevan dengan kebutuhan industri.
Copyrights © 2026