Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan laboratorium virtual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group. Subjek penelitian mencakup peserta didik kelas VII di MTs Negeri 5 Serang. Instrumen yang digunakan mencakup soal essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis serta lembar observasi untuk menilai keterlaksanaan proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikasi sebesar 0,000 (p<0,05). Kemudian, skor rata-rata N-gain yang dicapai oleh kelompok eksperimen sebesar 0,8 tergolong dalam kategori yang tinggi. Kemampuan berpikir kritis pada peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan dengan adanya penggunaan laboratorium virtual. Maka media pembelajaran tersebut layak dipertimbangkan sebagai salah satu strategi alternatif dalam proses pembelajaran, khususnya dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik tingkat SMP kelas VII.
Copyrights © 2026