Proyek konstruksi baja memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, terutama dalam pengendalian waktu akibat fluktuasi harga material, proses fabrikasi, serta koordinasi pelaksanaan di lapangan, yang berpotensi menyebabkan keterlambatan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi waktu pada proyek pembangunan gudang baja menggunakan metode Critical Path Method (CPM) serta melakukan percepatan durasi dengan metode Fast Track. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi lapangan dan studi literatur, dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Project melalui perhitungan parameter waktu (ES, EF, LS, LF, dan float) untuk menentukan jalur kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi rencana proyek adalah 83 hari, namun realisasi di lapangan mencapai 104 hari, sehingga terjadi keterlambatan sebesar 21 hari akibat kendala pada pekerjaan jalur kritis. Setelah dilakukan percepatan menggunakan metode Fast Track dengan penerapan pekerjaan secara paralel, durasi proyek dapat dipersingkat menjadi 65 hari. Hal ini menunjukkan bahwa metode CPM dan Fast Track efektif dalam meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan proyek konstruksi baja.
Copyrights © 2026