Prestasi belajar matematika siswa SMA swasta di wilayah urban masih menghadapi tantangan besar, salah satunya ditunjukkan oleh rendahnya capaian numerasi akibat disparitas kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan awal (X1), motivasi belajar (X2), dan fasilitas belajar (X3) secara parsial dan simultan terhadap prestasi belajar matematika (Y) siswa SMA Swasta di Jakarta Pusat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal-komparatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 320 siswa yang ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi tes kognitif dan penyebaran kuesioner tertutup skala Likert, yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal, motivasi belajar, dan fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap prestasi belajar matematika (p < 0,05). Kemampuan awal kognitif ditemukan sebagai determinan yang paling dominan memengaruhi prestasi siswa. Secara simultan, kombinasi ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 52,5% terhadap variabilitas prestasi belajar matematika (R2 = 0,529, Adjusted R2 = 0,525). Temuan ini mengimplikasikan bahwa intervensi mutu numerasi di sekolah swasta urban harus dilakukan secara holistik dengan menyinergikan asesmen diagnostik kemampuan awal, pengkondisian motivasi, dan pemerataan fasilitas belajar digital maupun fisik.
Copyrights © 2026