Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman
Vol. 6 (2026): Tranformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Deep Learning dalam Mewujudkan

Analisis Representasi Matematis Konsep Bangun Datar Dalam Kearifan Lokal Di Hutan Lindung Langsa

Zarifa Syakura Zulfa (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam dan Keguruan Langsa, Aceh)
Nurhayati Nurhayati (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam dan Keguruan Langsa, Aceh)
Putri Chairani (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam dan Keguruan Langsa, Aceh)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi matematis konsep bangun datar yang terdapat dalam kearifan lokal masyarakat di kawasan Hutan Lindung Langsa, Aceh, serta mengungkap makna budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber pembelajaran kontekstual dan upaya pelestarian budaya melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk memahami hubungan antara praktik budaya masyarakat dan konsep matematika yang terdapat pada berbagai artefak budaya serta lingkungan di kawasan Hutan Lindung Langsa. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling yang melibatkan tokoh adat, pengelola kawasan, masyarakat sekitar, budayawan, dan guru matematika. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat representasi bangun datar berupa segitiga, persegi panjang, lingkaran, dan pola simetris pada berbagai fasilitas, ornamen, serta objek budaya di kawasan Hutan Lindung Langsa. Bentuk-bentuk geometris tersebut mengandung nilai filosofis yang mencerminkan keseimbangan, kebersamaan, dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Aceh. Selain itu, representasi matematis yang ditemukan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal yang kontekstual. Temuan ini memperkuat kajian etnomatematika yang memandang matematika sebagai bagian dari praktik budaya masyarakat serta memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal dan pelestarian kearifan lokal Aceh.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

psnpm

Publisher

Subject

Mathematics Social Sciences

Description

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika ini membahas permasalahan dalam ranah pendidikan matematika seperti permasalahan dalam belajar mengajar matematika atau permasalahan metodologis dalam bidang penelitian dalam pendidikan matematika. Prosiding ini adalah hasil kerjasama dengan Himpunan ...