Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh waktu penyambungan terhadap keberhasilan sambung tunas tanaman kakao; (2) mengetahui pengaruh panjang entres yang berbeda terhadap keberhasilan sambung tunas tanaman kakao (Theobroma cacao L.); dan (3) mengetahui pengaruh interaksi antara waktu penyambungan dan panjang entres terhadap keberhasilan sambung tunas tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di Lahan Percobaan Universitas Madako, Kabupaten Tolitoli. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah waktu penyambungan yang terdiri atas tiga taraf, yaitu W1 = pagi hari, W2 = siang hari, dan W3 = sore hari. Faktor kedua adalah panjang entres yang terdiri atas tiga taraf, yaitu P1 = 6 cm, P2 = 9 cm, dan P3 = 12 cm. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 27 unit percobaan dengan total 135 tanaman. Parameter yang diamati meliputi persentase entres hidup, persentase entres mati, waktu muncul tunas, jumlah daun, jumlah tunas baru, dan panjang tunas baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal waktu penyambungan berpengaruh nyata terhadap persentase entres hidup, persentase entres mati, waktu muncul tunas, jumlah daun, dan jumlah tunas baru, namun tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tunas baru. Perlakuan terbaik diperoleh pada penyambungan sore hari (W3). Faktor tunggal panjang entres tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Interaksi antara waktu penyambungan dan panjang entres juga tidak memberikan pengaruh nyata terhadap keberhasilan sambung tunas kakao.
Copyrights © 2026