INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)

Hadis tentang Tabayyun sebagai Fondasi Literasi Digital dalam Menangkal Hoaks

Mhd Ardiansyah Putra Hasibuan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Munandar Munandar (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2026

Abstract

Meningkatnya produksi dan diseminasi hoaks di era digital menunjukkan keterbatasan pendekatan literasi digital yang cenderung teknis-instrumental dan belum terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan yang memiliki daya normatif dan etis. Tulisan ini bertujuan merumuskan konsep tabayyun dalam hadis sebagai fondasi literasi digital yang mampu memperkuat kemampuan verifikasi informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan normatif-teologis serta analisis tematik terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan prinsip klarifikasi informasi. Hasil menunjukkan bahwa tabayyun dalam hadis tidak hanya bermakna verifikasi faktual, tetapi juga mengandung dimensi epistemologis yang meliputi kehati-hatian dalam menerima informasi, keharusan menelusuri sumber, validasi otoritas periwayat, serta pertimbangan etis atas dampak penyebaran informasi. Prinsip ini membentuk kerangka evaluatif yang sistematis dalam memilah informasi digital, mencakup aspek kognitif, moral, dan sosial, sehingga mampu menjadi basis normatif bagi praktik literasi digital yang lebih komprehensif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

integrasi

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

NTEGRASI Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah South Kalimantan. It contains writings from lecturers, education staff, education observers, and others. This journal is published ...