Abstract; The global ecological crisis reveals the limitations of the modern paradigm that separates humans from nature and fosters an instrumental relationship with the environment. This study aims to examine Alfred North Whitehead’s thought comprehensively in order to uncover a relational ontological alternative as a critique of modern dualism. The research employs a library-based study using a philosophical analytical–conceptual approach through a critical reading of Whitehead’s process ontology as articulated across various primary works and relevant secondary literature. The findings indicate that understanding reality as a relational process situates humans and nature within an existential network of mutual formation, thereby dismantling the subject–object dichotomy and challenging instrumental rationality. This study concludes that Whitehead’s relational ontology provides a philosophical foundation for a co-existential and holistic ecological consciousness. Such relational awareness has practical implications for transforming human ways of thinking and acting toward nature, shifting from a logic of domination to ontological engagement, which is relevant to the development of environmental ethics, ecological policy, and sustainability practices. Keywords: Alfres Nort Whitehead; Ecological Consciousness; Human-Nature Relation; Process Philosiphy; Relational Ontology. Abstrak; Krisis ekologis global mengungkap keterbatasan paradigma modern yang memisahkan manusia dari alam dan melahirkan relasi instrumental terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan menelaah pemikiran Alfred North Whitehead secara komprehensif untuk mengungkap dasar ontologis alternatif yang bersifat relasional sebagai kritik atas dualisme modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan filosofis analitis–konseptual melalui pembacaan kritis terhadap keseluruhan gagasan ontologi proses Whitehead sebagaimana termuat dalam berbagai karya primer dan literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman realitas sebagai proses relasional menempatkan manusia dan alam dalam jejaring eksistensial yang saling membentuk, sehingga meniadakan dikotomi subjek–objek dan menantang rasionalitas instrumental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ontologi relasional Whitehead menyediakan fondasi filosofis bagi kesadaran ekologis yang ko-eksistensial dan holistik. Kesadaran relasional tersebut memiliki implikasi praktis dalam mendorong perubahan cara berpikir dan bertindak manusia terhadap alam, dari logika penguasaan menuju keterlibatan ontologis, yang relevan bagi pengembangan etika lingkungan, kebijakan ekologis, dan praksis keberlanjutan. Kata Kunci: Alfred North Whitehead; Filsafat Proses; Kesadaran ekologis; Ontologi Relasional; Relasi Manusia-Alam.
Copyrights © 2026