Penelitian ini mengeksplorasi peran pengasuhan dialogis dalam pembentukan karakter tasamuh dan ukhuwah pada remaja Muslim dalam konteks pendidikan nonformal. Meskipun penelitian sebelumnya menunjukkan pengaruh pola asuh demokratis terhadap perkembangan sosial-emosional, kajian tentang pengalaman subjektif remaja dalam menginternalisasi nilai sosial-keagamaan masih terbatas. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif fenomenologis dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap 12 siswa Muslim di PKBM Abu Bakar Ash Shiddiq Bandar Lampung. Analisis tematik mengidentifikasi empat tema utama: ruang dialog dan otoritas orang tua, musyawarah keluarga sebagai pembelajaran moral, tasamuh sebagai proses negosiasi emosional-moral, dan ukhuwah sebagai solidaritas sosial yang situasional dan ambivalen. Temuan menunjukkan bahwa pengasuhan dialogis mendorong otonomi moral remaja dan memediasi internalisasi nilai toleransi dan solidaritas. Studi ini berkontribusi pada integrasi teori pengasuhan dan Pendidikan Agama Islam serta memberikan implikasi bagi pendidikan karakter berbasis dialog.
Copyrights © 2026