Penelitian ini mengkaji pengalaman kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) penyandang disabilitas tuli dalam konteks birokrasi Indonesia melalui analisis narasi konten media sosial Instagram @santi_setyaningsih. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis naratif, penelitian ini mengidentifikasi tema-tema sentral yang mencerminkan tantangan, strategi adaptasi, dan kondisi birokrasi inklusif yang dihadapi ASN Tuli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat regulasi yang mendukung inklusi disabilitas dalam aparatur negara, implementasi di lapangan masih jauh dari ideal. Hambatan komunikasi, minimnya akomodasi yang wajar, stigma sosial, dan keterbatasan infrastruktur aksesibilitas menjadi persoalan utama. Di sisi lain, ASN Tuli menampilkan resiliensi, strategi komunikasi adaptif, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai respons terhadap lingkungan kerja yang belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menegaskan perlunya reformasi birokrasi yang lebih substantif dalam mengintegrasikan perspektif disabilitas ke dalam sistem administrasi publik Indonesia.
Copyrights © 2026