Kadar bahan organik pada air limbah domestik dari Asrama Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur tergolong masih tinggi, sehingga pengolahan diperlukan sebelum air tersebut dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aerasi dan rasio resirkulasi terhadap penurunan Chemical Oxygen Demand (COD) dan amoniak (NH₃-N) menggunakan biofilter aerob sistem oxic-anoxic. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium menggunakan campuran blackwater dan greywater dengan rasio 1:1. Variasi laju aerasi yang digunakan adalah 0,5; 1; dan 1,5 L/menit, sedangkan rasio resirkulasi yang diterapkan yaitu 40%, 60%, dan 80%. Reaktor dioperasikan selama 8 jam yang terdiri atas fase oxic I, anoxic I, oxic II, dan anoxic II, masing-masing selama 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan laju aerasi dan rasio resirkulasi menyebabkan penurunan konsentrasi COD dan NH₃-N. Konsentrasi COD terendah diperoleh pada laju aerasi 1,5 L/menit dan rasio resirkulasi 80%, yaitu sebesar 65 mg/L, sedangkan konsentrasi NH₃-N terendah sebesar 5,39 mg/L diperoleh pada kondisi yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi laju aerasi 1,5 L/menit dan rasio resirkulasi 80% menghasilkan penurunan COD dan NH₃-N tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Copyrights © 2026