Perkerasan lentur merupakan jenis perkerasan jalan yang banyak digunakan di Indonesia namun kerusakan dini pada konstruksi perkerasan lentur sering kali disebabkan oleh pengelupasan lapisan aspal akibat pengaruh air dan kelembaban (stripping). Salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan bahan tambah anti-stripping, termasuk pada anti-stripping jenis wetfix-312R. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan anti-stripping jenis wetfix-312R terhadap sifat karakteristik aspal penetrasi 60/70, karakteristik campuran, dan nilai indeks kekuatan sisa pada campuran Stone Matrix Asphalt Halus (SMA-Halus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Variasi anti-stripping yang digunakan pada penelitian ini yaitu 0%, 0,2%, 0,4%, dan 0,6%. Bedasarkan analisis parameter marshall yang meliputi stabilitas, flow, VIM, VMA, dan draindown, diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 0,2% anti-stripping memberikan kinerja paling optimal dengan nilai stabilitas tertinggi sebesar 749,57 kg dan nilai indeks kekuatan sisa sebesar 92,369%. Sementara itu, variasi anti-stripping 0%, 0,4% dan 0,6% secara berturut-turut menghasilkan nilai indeks kekuatan sisa sebesar 90,261%, 90,820% dan 90,216%. Secara keseluruhan, seluruh variasi campuran yang diuji memenuhi batas minimum stabilitas sisa sebesar 90%. Kesimpulannya, penggunaan anti-stripping wetfix-312R mampu meningkatkan ketahanan campuran terhadap kerusakan akibat pengaruh air.
Copyrights © 2026