Pengelolaan persediaan merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran distribusi produk pada perusahaan dengan permintaan yang fluktuatif. Ketidakpastian permintaan dapat menyebabkan stockout maupun overstock sehingga diperlukan metode peramalan pada nilai persediaan. Penelitian ini bertujuan menentukan metode peramalan terbaik menggunakan pendekatan time series serta menentukan besaran safety stock pada produk pelumas di Depot A PT XYZ. Metode yang digunakan yaitu Moving Average (MA), Weighted Moving Average (WMA), dan Exponential Smoothing (ES) dengan pengukuran error menggunakan MAD, MSE, dan MAPE. Hasil perhitungan MA terbaik diperoleh pada parameter n=2 dengan nilai MAD sebesar 5488,85, MSE 36477544,93, dan MAPE 30%. Metode WMA dengan bobot 50%, 30%, dan 20% menghasilkan nilai MAD 5830,56, MSE 40405126,96, dan MAPE 30%. Sementara itu, metode ES terbaik diperoleh pada nilai alpha 0,1 dengan nilai MAD 4517,30, MSE 34084904,65, dan MAPE sebesar 27%, nilai tersebut merupakan nilai tingkat kesalahan terkecil dibandingkan metode lainnya, sehingga metode metode ES dipilih sebagai metode terbaik. Hasil peramalan metode ES sebesar 17.903 unit untuk periode ke-13 hingga ke-15 dan diperoleh nilai safety stock sebesar 8.854 unit. Dengan demikian, metode ES dinilai paling sesuai untuk membantu perencanaan persediaan produk di Depot A PT XYZ.
Copyrights © 2026