Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pH dan konsentrasi natrium aluminat terhadap kapasitas tukar kation (KTK) serta kinerja penukaran ion zeolit berbasis aluminosilikat untuk pengolahan limbah logam berat dari industri elektroplating. Zeolit disintesis melalui metode sol–gel dengan variasi pH 8–12 dan konsentrasi natrium aluminat 1–3 M. Karakterisasi material dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), sedangkan kinerja penukaran ion dianalisis terhadap ion Ni2+ dan Pb2+. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pH sintesis berbanding lurus dengan nilai KTK, dengan nilai maksimum diperoleh pada pH 12. Variasi konsentrasi natrium aluminat menunjukkan hubungan nonlinier terhadap KTK, dengan kondisi optimum pada konsentrasi 1,5 M yang menghasilkan KTK sebesar 202,4144 meq/100 g. Analisis morfologi menunjukkan terbentuknya struktur aluminosilikat khas zeolit dengan agregasi partikel yang tidak seragam. Zeolit yang disintesis pada kondisi optimum menunjukkan efisiensi penurunan konsentrasi ion Ni2+ dan Pb2+ masing-masing sebesar 99,61% dan 99,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa parameter sintesis berperan dalam menentukan karakteristik fisikokimia dan kinerja penukaran ion zeolit terhadap logam berat.
Copyrights © 2026