Peningkatan kasus perceraian menunjukkan adanya dinamika sosial yang rumit dan dipengaruhi oleh banyak variabel seperti kondisi ekonomi dan konflik rumah tangga. Pola data yang fluktuatif dan cenderung non-linear menjadi tantangan dalam proses analisis menggunakan pendekatan konvensional. Oleh karena itu, digunakan pendekatan berbasis pembelajaran mesin menggunakan metode Support Vector Regression (SVR) untuk memodelkan hubungan antara faktor penyebab dan jumlah perceraian. Data yang digunakan adalah data bulanan dari masa lalu dari Pengadilan Agama Kabupaten Karawang. Proses penelitian meliputi tahap preprocessing, normalisasi menggunakan MinMaxScaler, serta pembagian data berbasis waktu untuk menghindari data leakage. Hasil menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan untuk mengikuti tren data utama meskipun belum optimal dalam menangkap fluktuasi ekstrem. Evaluasi menghasilkan nilai MAE sebesar 920.85 dan RMSE sebesar 1051.38 serta R² sebesar 0.1506 yang menunjukkan keterbatasan model dalam merepresentasikan kompleksitas data secara keseluruhan sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut melalui penambahan variabel serta optimasi model yang lebih tepat.
Copyrights © 2026